Pertumbuhan Ekonomi Global Terancam Melambat Akibat Perang Rusia-Ukraina



Dilansir dari Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi global terancam melambat akibat dampak dari perang Rusia dan Ukraina.

Berdasarkan asesmen International Monetary Fund (IMF), kondisi ekonomi global menghadapi tekanan baru yang sangat tidak mudah karena tensi geopolitik yang semakin meningkat. IMF pun kembali melakukan revisi ke bawah angka proyeksi pertumbuhan ekonomi global tahun ini, dari 4,4 persen menjadi 3,6 persen.

Kondisi perekonomian dipengaruhi eskalasi geopolitik dan dampaknya menyebabkan kenaikan harga komoditas yang signifikan. Namun kenaikan harga komoditas pun dapat menimbulkan ancaman pada meningkatnya tekanan inflasi, baik di negara maju maupun negara berkembang. Tingkat inflasi di negara maju diperkirakan akan mencapai 5,7 persen pada tahun ini, dari perkiraan sebelumnya 3,9 persen. Demikian juga proyeksi untuk negara berkembang, di mana inflasi tahun ini diperkirakan akan mencapai level 8,7 persen, melonjak dari perkiraan sebelumnya yaitu 5,9 persen. (Dik22/krts/Franciska Hani)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

UKM Genus Dei Adakan Perayaan Misa Komunitas Sekaligus Pembacaan dan Penandatanganan Pakta Integritas Oleh WK 1 Bidang Akademik

PKKMB Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Gentiaras Aktualisasi Menuju Kampus Laudato Si

Peduli Ibu Pertiwi dan Mengimplementasikan dalam Perayaan 7 tahun Pekan Laudato Si